Admin Milkfish Bali | 06 Juni 2023 | Dibaca 2317 kali
Selasa, 30 Mei 2023-CV. Putra Bahari Milk Fish Bali yang diwakili oleh Bapak Kadek Indrawan dan Bapak Meddy Davros menghadiri undangan Gelar Capaian Program SMART-Fish 2 yang merupakan program kerjasama antara United Industrial Development Organization ( UNIDO ) dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) dan Badan Standarisasi Nasional ( BSN ) yang bertempat di Karawang, Jawa Barat.
Acara tersebut diatas dihadiri oleh jajaran Kementrian Kelautan Perikanan, BSN, BKIPM KKP, BUSKIPM KKP, Direktur Politeknik AUP Jakarta, Direktur Politeknik Perikanan Karawang dan Mitra Swasta UNIDO
CV. Putra Bahari Milk Fish Bali telah bekerjasama dan bersinergi dengan UNIDO untuk melakukan pengembangan pangsa pasar dan peningkatan produtivitas para pelaku usaha pembesaran bandeng melalui penyediaan benih bandeng yang berkualitas serta pendampingan proses budidaya hingga panen. CV. Putra Bahari Milk Fish Bali sangat mendukung program yang dijalankan UNIDO karena memiliki kesamaan VISI untuk mengembangan usaha perikanan khususnya budidaya bandeng di Indonesia.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Wilayah Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali merupakan penghasil benih bandeng terbesar di Dunia. Setiap tahun dihasilkan Milyaran benih bandeng baik untuk memenuhi permintaan ekspor ke berbagai Negara maupun domestik wilayah Indonesia.
Namun sangat disayangkan bahwa permintaan benih bandeng peruntukan ekspor hanya terbatas pada bulan tertentu saja, yakni antara bulan Februari hingga Mei setiap tahunnya yang notabene hanya efektif selama 2 bulan saja selebihnya akan mengandalkan serapan pasar domestik. Hal ini menjadi hambatan dalam usaha pembenihan bandeng ini karena pada saat musim ekspor harga pasar benih bandeng akan meningkat tajam tetapi pada saat musim ekspor berakhir maka harga pasar cenderung turun bahkan sangat rendah.
Oleh karenanya dengan adanya pendampingan serta penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya yang teliti serta dikembangkan oleh tenaga ahli dari UNIDO kepada para petambak pembesaran bandeng di berbagai wilayah Indonesia diharapkan dapat meningkatkan produktivitas panen para petambak sehingga usaha ini dapat terus berkembang dan akan berimbas juga pada peningkatan serapan pasar benih bandeng domestik, hal ini sekaligus menjadi sebuah solusi untuk rendahnya harga pasar benih bandeng domestik pada saat musim ekspor berakhir dapat teratasi.
Budidaya bandeng konsumsi memiliki peluang yang sangat profit kedepannya. Bandeng sendiri merupakan jenis ikan yang dapat dibudidayakan dengan modal yang relatif murah dan harga pasar yang terjangkau, Disamping itu, bandeng juga memiliki kandungan gizi berupa Omega-3 yang lebih tinggi dari pada Ikan Salmon serta dapat diolah menjadi berbagai macam olahan makan menjadikan permintaan bandeng konsumsi terus meningkat setiap tahunnya baik untuk konsumsi maupun peruntukan umpan tuna dari pasar domestik maupun luar negeri ( ekspor ).
Disamping itu, usaha ini juga didukung dengan ketersediaan lahan yang relatif sangat luas untuk budidaya disepanjang wilayah pesisir pantai Indonesia yang bukan peruntukan konservasi maupun pariwisata serta iklim yang sangat relatif kondusif untuk mendukung keberhasilan usaha budidaya bandeng.
Semua peluang tersebut harusnya bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat terutama wilayah pesisir pantai. Sehingga untuk dapat mewujudkannya diperlukan peran serta dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan baik ditingkat pusat maupun daerah untuk bisa mengambil langkah nyata untuk pengembangan usaha ini kedepannya.
Akhir kata kami ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kesuksesan program UNIDO dan semoga bisa terus bersinergi bersama untuk pengembangan usaha perikanan khususnya bandeng di Indonesia kedepannya
Salam Pejuang Reanan,
#KerjaMutuKerjaUntung
#EraBaruNenerGerokgak
#SpiritofKAIZEN