Admin Milkfish Bali | 11 Desember 2022 | Dibaca 2120 kali
Banyak pelanggan baru yang sebelumnya membeli bibit dari penjual lain seringkali mengeluhkan angka SR yang rendah setelah panen. Hasil SR rendah tersebut disebabkan bukan hanya faktor dari lingkungan dan sistem budidayanya saja, tetapi juga disebabkan oleh kualitas benih bandeng yang ditebar seperti keseragamanan size dan kuantitas isian setiap kantong benih yang dibeli.
Keseragaman size dan kuantitas benih yang ditebar sangat mempengaruhi tingkat SR panen nantinya karena jika size yang ditebar tidak seragam bahkan cenderung size yang kecil akan menyebabkan tingkat kematian benih pada saat tebar lebih tinggi karena tidak mampu beradaftasi dengan lingkungan yang baru. Begitu pula dengan kuantitas benih yang dibeli perkantongnya, misalkan standar isian yang harusnya berisi 2.500 ekor perkantong tetapi pada saat dihitung ternyata hanya berisi 1.500 ekor perkantong, selisih isian tersebut saja sudah membuat angka SR rendah bahkan pada saat baru tebar.
Jadi kesimpulannya untuk mendapatkan SR panen yang baik tentu harus didukung oleh kualitas dan kuantitas benih yang baik pula. Jangan sampai karena tergiur harga bibit yang lebih murah mempertaruhkan hasil budidaya yang berlangsung sekian bulan.
Berpedoman pada motto perusahaan yaitu Spirit of KAIZEN yang memiliki arti Perbaikan yang Berkesinambungan CV. Putra Bahari tidak hanya memastikan bahwa nener yang dikirimkan sampai ke pembeli dengan sehat tetapi juga selalu aktif berkomunikasi dengan pembeli untuk mengetahui hasil SR panen benih bandeng dari CV. Putra Bahari.
Hal ini menjadi penting dilakukan agar bisa selalu melakukan kontrol terhadap kualitas benih dan sistem kerja perusahaan sehingga perbaikan terus berlangsung secara berkelanjutan untuk menjamin mutu benih bandeng yang diterima pembeli selalu terbaik